Awalnya, ia berprofesi sebagai tukang sepatu, dialah Abu Sa'id,
Akan tetapi pada akhirnya, ia menimba ilmu kepada Dzun Nun Al-Mishri dan bersahabat dengan Bisyr Al Hafi dan Sari As Saqathi.
Kesufian Abu Sa'id sangat terkenal saat itu.
Karena kemuliaan hatinya,
Allah SWT memberikan karomah kepadanya, yang antara lain adalah, Mampu menaklukkan iblis meskipun itu terjadi hanya di dalam mimpi.
Dalam sebuah mimpi, ia bertemu dengan iblis.
Abu Sa'id mengambil sebuah tongkat untuk memukulnya.
Pada saat itu juga, terdengar oleh beliau, sebuah seruan dari langit,
"Ia tidak takut kepada tongkat itu, yang ditakutinya adalah cahaya di dalam hatimu."
Kemudian Abu Sa'id berkata kepada
iblis,
"Kemarilah," seru Sa'id.
"Apalah dayaku terhadapmu?
Aku tunduk kepadamu, karena engkau telah mencampakkan sesuatu yang dapat aku gunakan untuk menyesatkan manusia," ujar iblis.
"Apakah itu?
Jelaskanlah kepadaku," tanya Abu Sa'id.
"Dunia," jawab Iblis.
Kemudian ketika meninggalkan Abu Sa'id, iblis tersebut menoleh ke belakang dan berkata :
"Ada suatu hal kecil di dalam diri manusia yang dapat aku gunakan untuk mencapai tujuanku."
"Apakah itu?" tanya Abu Sa'id.
"Duduk bersama dengan para remaja," jawab iblis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar