Disuatu kesempatan,
Abu Yazid al-Busthami sedang menyusuri sebuah jalan sendirian,
Tiba-tiba, ada seekor Anjing berlari-lari disampingnya,
Melihat hal itu, Abu Yazid spontan kaget dan segera mengangkat Jubah kehormatannya,barangkali hawatir bersentuhan dengan anjing yang (secara hukum adalah) Najis.
Dan,,,
Tiba-tiba, Anjing itu mampu berbicara :
“Tubuhku kering dan aku tidak melakukan kesalahan apa-apa,
Seandainya tubuhku basah, engkau cukup mencucinya dengan air yang bercampur tanah tujuh kali,maka selesailah persoalan diantara kita,
Tetapi, apabila engkau
menyingkapkan Jubah sebagai rasa sombong),
Ketahuilah, engkau tidak akan bersih walau pun engkau membasuhnya dengan tujuh samudra sekalipun!!!!”.
Abu Yazid menjawab :
"Engkau kotor secara lahiriyah,
Tetapi aku kotor secara batiniyah,
Marilah kita bersama-sama berusaha agar kita berdua menjadi bersih”
“Engkau tidak pantas untuk berjalan bersama-sama dengan diriku dan menjadi sahabatku,
Karena semua orang menolak kehadiranku,
Siapapun yang bertemu dengan diriku akan melempariku dengan batu, berbeda
dengan dirimu. Siapapun akan menyambut kedatanganmu.
Aku tidak pernah menyimpan sepotong tulangpun,
Tetapi engkau memiliki sekarung gandum untuk makanan esok hari !!! ” kata anjing tadi menyindir.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar