Imam as-Syibly,
Orang menyebutnya Majnun, alias Gila, Sinting, Nyeleneh.
Dia pernah memakai celak mata yang dicampur dengan garam,
supaya ia tidak tertidur di waktu malam.
Dengan begitu, ia bisa menghidupkan malam dengan shalat-shalat sunnat.
Jika datang bulan Ramadhan, maka ia semakin giat beribadah melebihi orang-orang di masanya.
Mungkin inilah sebagian dari ke-nyeleneh-an Beliau.
Dalam kitab Syarh Ratib al-Haddad,
Diceritakan bahwa Imam as-Syibly pernah mendatangi majlisnya Syaikh Abu Bakar bin
Mujahid.
Melihat Beliau datang,
Syaikh Abu Bakar langsung bangun dari duduknya dan menyambutnya, lalu memeluk dan mencium keningnya.
Setelah kejadian itu,
Syaikh Abu Bakar ditanya oleh salah satu muridnya :
‘"Duhai Guruku...!!
Engkau melakukan yang demikian kepada Imam as-Syibli..??
Padahal, engkau dan semua penduduk Baghdad menganggapnya sebagai orang sinting...
Syaikh Abu Bakar bin Mujahid menjawab :
"Apa yang aku lakukan kepadanya adalah karena mencontoh yang dilakukan Rasulullah kepadanya......
Aku pernah bermimpi melihat dia datang kepada Rasulullah Saw....
Lalu Rasulullah bangun dari duduknya dan mencium kening dia.
Lalu dengan heran aku bertanya kepada Rasulullah:
"Duhai Rasulallah...!
Engkau berbuat demikian kepada as- Syibli..??’'.
Rasulullah menjawab:
"Ya, begitulah....
Itu karena orang ini (Syibli), sehabis shalat, senantiasa membaca ayat:
LAQOD JAA-AKUM ROSUULUN MIN ANFUSIKUM 'AZIIZUN 'ALAIHI MAA 'ANITTUM HARIISHUN 'ALAIKUM BIL MU'MINIINA RO'UUFUN ROHIIM
(at-Taubah: 128).
Lalu ia melanjutkannya dengan membaca shalawat kepadaku sebanyak 3 kali".
Tidak ada komentar:
Posting Komentar